Rusinah Baskha. Powered by Blogger.
Assalamualaikum.Wr.Wb* Selamat Datang di Blog ini* Mari Kita belajar bersama, tinggalkan pesan atau komentar jika berkenan. Terima kasih

Saturday, October 17, 2026

Pemanfaatan Gemini AI dalam Perencanaan Pembelajaran Modern


Penulis:
Rusinah
Kategori: Edukasi / Inovasi Pembelajaran
Tanggal Program: 15 Oktober 2026
Program: Gerakan Guru Madrasah Akrab AI (GEMA AI)


Selamat datang di Pengimbasan Gerakan Guru Madrasah Akrab AI (GEMA AI)!

Program pengimbasan online ini dirancang khusus untuk membantu para guru madrasah (MI, MTs, dan MA) dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dari Google Gemini.

Tujuan utamanya adalah menyederhanakan penyusunan dokumen pembelajaran tanpa mengurangi kualitas pedagogis, sehingga guru dapat menghemat waktu dan lebih fokus mendampingi peserta didik.

📌 Topik Utama Pelatihan

  1. Modul 1: Sosialisasi & Mengenal Gemini AI

  2. Modul 2: Pemanfaatan Gemini AI dalam Perencanaan Pembelajaran

  3. Modul 3: Panduan Praktis & Formula Membuat Prompt Efektif


Modul 1: Mengenal Google Gemini AI

Apa Itu Gemini AI?




Google Gemini adalah model kecerdasan buatan (Generative AI) multimodal yang dikembangkan oleh Google. Berbeda dengan AI generasi terdahulu, Gemini mampu memahami berbagai jenis masukan secara bersamaan—mulai dari teks, gambar, hingga dokumen.

💡 Prinsip Utama GEMA AI:
AI adalah Asisten/Mitra Berpikir Guru, BUKAN Pengganti Guru.
Keputusan Pedagogis, Sentuhan Emosional, dan Evaluasi Akhir Tetap di Tangan Guru.

Mengapa Guru Madrasah Perlu Menggunakan Gemini AI?

  1. Efisiensi Waktu Administrasi Memangkas waktu penyusunan RPP/Modul Ajar dari berjam-jam menjadi hitungan menit.

  2. Integrasi Google Workspace Terintegrasi seamless dengan Google Docs, Google Slides, dan Google Drive yang umum digunakan di ekosistem sekolah/madrasah.

  3. Penyediaan Materi Terkini Didukung kemampuan pencarian terintegrasi untuk menyajikan data dan referensi pembelajaran yang akurat dan up-to-date.

  4. Dukungan Pembelajaran Berdiferensiasi Membuat variasi materi berdasarkan gaya belajar murid (Visual, Auditori, Kinestetik) secara fleksibel.

Modul 2: Pemanfaatan Gemini AI dalam Perencanaan Pembelajaran



Gemini AI dapat dimanfaatkan pada empat area utama perencanaan pembelajaran Kurikulum Merdeka:







+-----------------------------------------------------------------------+
|                       AREA PEMANFAATAN GEMINI                         |
+---------------------------+-------------------------------------------+
| 1. Modul Ajar / RPP       | Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Pemahaman |
|                           | Bermakna, & Pertanyaan Pemantik.          |
+---------------------------+-------------------------------------------+
| 2. Pembelajaran           | Materi adaptif untuk siswa Visual,        |
|    Berdiferensiasi        | Auditori, dan Kinestetik.                 |
+---------------------------+-------------------------------------------+
| 3. Asesmen & Soal HOTS    | Rubrik diagnostik/formatif & bank soal    |
|                           | level C4-C6 (HOTS).                       |
+---------------------------+-------------------------------------------+
| 4. Proyek P5RA & Media    | Ide proyek Profil Pelajar Pancasila &     |
|                           | Rahmatan Lil 'Alamin serta eksperimen.   |
+-----------------------------------------------------------------------+

Modul 3: Panduan Praktis & Formula Prompting


Untuk mendapatkan hasil terbaik dari Gemini AI, kunci utamanya terletak pada Prompt (perintah teks) yang kita berikan.

Formula Emas Prompting: RTCF

Formula: [ROLE] + [TASK] + [CONTEXT] + [FORMAT]

  • R - Role (Peran): Tentukan identitas atau kapasitas AI (contoh: Bertindaklah sebagai Guru MA ahli Kurikulum Merdeka).

  • T - Task (Tugas): Perintah spesifik yang harus dikerjakan AI (contoh: Buatkan 3 pertanyaan pemantik).

  • C - Context (Konteks): Berikan latar belakang seperti jenjang, topik, dan target siswa (contoh: Untuk materi Ekosistem kelas 10).

  • F - Format (Format Hasil): Bentuk luaran yang diinginkan (contoh: Dalam bentuk tabel 2 kolom beserta jawabannya).

Contoh Studi Kasus & Template Prompt Ready-to-Use

Contoh 1: Menyusun Kegiatan Pembelajaran Berdiferensiasi

Prompt:

"Saya adalah seorang guru MTs mata pelajaran IPA. Buatkan rancangan kegiatan pembelajaran berdiferensiasi untuk materi Pencemaran Lingkungan (Kelas 7). Sediakan 3 kelompok aktivitas berdasarkan gaya belajar murid: Visual, Auditori, dan Kinestetik. Tampilkan dalam bentuk poin-poin terstruktur yang siap ditempel ke RPP."

Contoh 2: Membuat Soal HOTS Berbasis Studi Kasus

Prompt:

"Bertindaklah sebagai pembuat soal profesional Kurikulum Merdeka. Buatkan 2 soal pilihan ganda berbasis kasus (HOTS) tingkat kognitif C4 (Analisis) mengenai tema Moderasi Beragama dan Toleransi untuk siswa MI/SD. Lengkapi setiap soal dengan 4 opsi pilihan (A, B, C, D), Kunci Jawaban, dan Pembahasan Ringkas."
🚀 Rencana Tindak Lanjut Pengimbasan (Action Plan)


Setelah mempelajari materi ini, berikut langkah-langkah pengimbasan di satuan pendidikan masing-masing:

  1. Tahap 1: Eksplorasi Mandiri (Minggu I) Coba gunakan Gemini AI untuk merancang 1 RPP/Modul Ajar pada mata pelajaran Anda.

  2. Tahap 2: Diskusi Kelompok KKM / MGMP (Minggu II) Bagikan pengalaman prompt terbaik (best practice) kepada kolega di komunitas guru.

  3. Tahap 3: Mini Workshop Madrasah (Minggu III) Adakan sesi praktik bersama menyusun Modul Ajar dan Bank Soal bersama guru-guru sejawat.

  4. Tahap 4: Refleksi & Evaluasi (Minggu IV) Ukur sejauh mana efisiensi waktu dan peningkatan kualitas materi ajar di madrasah Anda.

Kesimpulan

Teknologi AI hadir bukan untuk menggantikan peran mulia pendidik, melainkan menjadi alat (tool) yang membantu guru berinovasi lebih cepat dan efektif. Mari bersama-sama menyukseskan Gerakan Guru Madrasah Akrab AI (GEMA AI) demi pendidikan madrasah yang berdaya saing global!



Apakah Anda memiliki pertanyaan atau ingin berdiskusi mengenai penggunaan prompt Gemini AI? Tuliskan komentar Anda di kolom komentar!

Tuesday, October 13, 2026

RECOUNT TEXT ENGLISH MATERIAL X



1. DEFINITION

Recount Text is text that retells a personal experience, event, or activity that happened in the past, focusing on factual information and a clear chronological order.
 

2. PURPOSE

 
Inform, entertain, and provide information by sharing a series of past events as they occurred.
 

3. LANGUAGE FEATURES

 
- Past tense
- Action verbs
- Chronological connection: Uses conjunctions (e.g., first, then, after that, finally)
- Personal participant: Often uses personal pronouns (e.g., I, we)
 

4. TYPES OF RECOUNT TEXT

- Personal recount
- Factual recount
- Autobiographical recount
- Biographical recount
- Literary recount
- Historical recount
 
Penjelasannya:

1. Personal Recount
  • ​Definition: A recount written by the speaker or author telling about a personal experience they directly participated in or witnessed.
  • Characteristics: ​Uses first-person pronouns (I, we, me, my), ​Highly subjective, featuring personal thoughts, feelings, and reactions, ​Arranged in chronological sequence using temporal transitions (first, then, after that, finally), ​Written in the past tense.
  • ​Example Text: ​Last Saturday, my friends and I decided to go on an early morning hike up Mount Batur. We woke up at 3:00 AM, packed our flashlights, and started trekking in the pitch dark. When we finally reached the summit, the cold wind was biting, but watching the sunrise over the ocean was breathtaking. I felt completely exhausted, yet it was one of the most rewarding moments of my life.

​2. Factual Recount

  • ​Definition: An objective, matter-of-fact report that documents the details of an actual event without personal opinions or emotional commentary.
  • ​Characteristics:​Uses third-person pronouns (he, she, they, it) or passive/impersonal voice.​Objective, neutral, and precise tone focused on facts (who, what, where, when, why).​Precise time expressions and specific details (dates, names, statistics, locations).
  • ​Example Text: On October 12, 2024, a major water main burst on 5th Avenue around 8:30 AM, causing localized flooding and disabling traffic signals across three main intersections. Emergency crews arrived at the scene by 8:45 AM to shut off the main valve and re-route traffic. According to city officials, water service was fully restored to neighboring commercial properties by 2:00 PM.

​3. Autobiographical Recount
  • ​Definition: A written account of a person’s own life story (or a significant portion of it), written by that person.
  • ​Characteristics: Written in the first person (I, my)., ​Focuses on major life milestones, personal reflections, growth, and identity development over a long span of time.​Combines historical accuracy about one's life with introspective commentary.
  • ​Example Text: Growing up in a quiet coastal town in the late 1990s, I discovered my passion for marine biology at a very young age. My father, a local fisherman, would take me on sunrise outings where I learned to observe sea life. Those early experiences shaped my ambition, leading me decades later to pursue my doctorate in oceanography and publish my research on coral reef conservation.
​4. Biographical Recount
  • ​Definition: An account detailing the events and accomplishments of a real person’s life, written by someone else.
  • ​Characteristics: Written in the third person (he, she, they). Objective yet narrative style, grounded in verified biographical research. ​Follows a timeline from early life/background through key achievements and legacy.
  • ​Example Text: Marie Curie was born in Warsaw, Poland, in 1867. Despite facing financial hardship and barriers to higher education as a woman, she moved to Paris in 1891 to study at the Sorbonne. Alongside her husband Pierre, she discovered the elements polonium and radium. Curie went on to become the first person to win two Nobel Prizes in distinct scientific fields, pioneering research in radioactivity that transformed modern medicine.

​5. Literary Recount

  • ​Definition: A retelling of real or realistic events that uses creative storytelling techniques and figurative language to entertain while informing.
  • Characteristics: Uses descriptive imagery, metaphors, sensory language, and stylistic flair.​Maintains a narrative structure with focus on character feelings, atmosphere, and setting.​Can be written in first or third person.
  • Example Text:​The old locomotive let out a long, metallic sigh as it pulled into the mist-shrouded station. Leo adjusted his scarf, his heart hammering against his ribs like a trapped bird. Stepping onto the slick cobblestone platform, he inhaled the familiar scent of woodsmoke and autumn leaves. Ten long years had drifted by since he last stood in his childhood village, yet every shadow felt strangely familiar.

​6. Historical Recount

  • ​Definition: An account that documents significant historical events, movements, or periods, explaining what happened and its broader significance.
  • Characteristics: ​Objective and factual narrative, usually written in the third person.​Relies on historical records, primary sources, or archival evidence.Emphasizes cause-and-effect relationships alongside chronological progression.
  • Example Text: ​On July 20, 1969, NASA’s Apollo 11 lunar module landed on the surface of the Moon. Commander Neil Armstrong and Lunar Module Pilot Buzz Aldrin spent over two hours exploring the lunar surface, collecting samples, and deploying scientific instruments. This landmark event marked the culmination of the Space Race and demonstrated significant technological advancements during the Cold War era.

5. STRUCTURE

  1. Orientation: Introduces the background information of the event, including who, what, where, and when.
  2. Events: Details the series of events as they happened in sequence.
  3. Reorientation: Provides a concluding statement or comment about the event.

 EXAMPLE

AN UNFORGETTABLE FOOTBALL MATCH
 
Orientation
Last month, I went to the football stadium with my friends to watch a big match between our local team and their rival. It was my first time watching a football match live, so I was very excited. The stadium was full of supporters who brought flags, drums, and trumpets.
 
Events
First, we entered the stadium and found our seats. The atmosphere was amazing with loud cheers and chants. When the match started, both teams played very well. In the first half, our team almost scored, but the goalkeeper from the rival team blocked the ball.
 
In the second half, the match became more intense. The players ran fast, passed the ball skillfully, and the audience shouted loudly. Finally, in the last ten minutes, our team scored a fantastic goal. Everyone in the stadium stood up and shouted with joy. We waved our flags and sang the victory song together.
 
Reorientation
It was an unforgettable experience for me. Watching the match live was more exciting than watching it on television. I felt proud of my local team, and I hope I can watch another sport event in the future.

Thursday, September 03, 2026

42 Jam Terakhir Bersama Abah

 Jumat, 28 Agustus 2026

Kemarin, engkau masih terlihat sehat, Bah.

Engkau makan pir, anggur, dan apel. Bahkan ketika mencicipi pir, engkau berkata,
"Pir ini sangat segar."

Aku memberimu sedikit es. Sangat sedikit, karena aku menjaga kondisimu.

"Sedikitnya," katamu.

Mama kemudian menimpali,
"Kaina kalau batuk, bila banyak. Seandainya kada batuk, biar sebiji kada papa."

Tak pernah terlintas di pikiranku bahwa percakapan sederhana sore itu akan menjadi salah satu kenangan yang paling ingin kuulang.

Kami menjalani hari seperti biasa.

Tanpa tahu bahwa waktu sedang diam-diam menghitung mundur.


Sabtu, 29 Agustus 2026 — pukul 15.20 WITA

Tepat ketika azan Ashar berkumandang, kami membawamu ke rumah sakit.

Sesak napas dan batuk membuat tubuhmu begitu lemah. Engkau tak lagi berdaya, hingga tubuhmu harus kami angkat ke mobil tetangga.

Mobil melaju cepat menuju rumah sakit.

Aku hanya bisa berharap, semoga sesakmu segera mereda. Semoga setelah mendapatkan pertolongan, engkau kembali pulih dan kami bisa membawamu pulang.

Sesampainya di rumah sakit, engkau langsung dibawa ke ruang UGD.

Selama kurang lebih enam jam engkau terbaring di sana.

Tenaga medis menangani dan memeriksamu. Infus dipasang. Oksigen diberikan. Rontgen dilakukan.

Aku terus melihatmu.

Berharap semua ini hanya sebuah sakit yang sebentar.

Sekitar pukul 21.00 WITA, engkau dipindahkan ke ruang rawat inap.

Saat itu, engkau masih mampu berpindah dari ranjang sendiri. Engkau kemudian berbaring dan tertidur.

Aku kembali merasa sedikit tenang.

Kupikir, setelah tidur, tubuhmu akan lebih segar.

Kupikir, besok engkau akan bangun dan kembali berbincang bersama kami.

Ternyata, Allah menuliskan jalan yang berbeda.


Ahad, 30 Agustus 2026

Pagi hingga siang, engkau terlihat seperti mulai pulih.

Sekitar pukul 12.00, engkau masih makan bubur dan satu buah pisang Ambon.

Engkau juga masih minum air.

Setelah itu, engkau kembali tidur.

Awalnya kami mengira engkau hanya sedang beristirahat.

Namun waktu terus berjalan.

Engkau tidak juga bangun.

Sekitar pukul 21.00, aku mulai merasa khawatir.

Aku bertanya kepada tim medis tentang kondisimu yang tertidur lelap sejak siang dan tidak juga terbangun.

Kami diminta mencoba membangunkanmu.

Kami membangunkanmu.

Tim medis pun memeriksa kondisimu.

Namun engkau tetap tidak membuka mata.

Tidak bangun.

Tidak menyahut.

Aku belum mengerti bahwa malam itu adalah malam terakhir aku melihatmu dalam keadaan seperti itu.


Senin, 31 Agustus 2026

Sekitar pukul 01.00 dini hari, napasmu terdengar agak kencang.

Oksigen dipasang maksimal.

Perlahan, engkau terlihat lebih tenang.

Sekitar pukul 05.30 WITA, kondisi ayah mulai menurun.

Namun tekanan darah masih normal.

Pukul 07.00, monitor pasien dipasang.

Aku berdiri di dekatmu.

Menatap layar monitor.

Angka awal detak jantung menunjukkan 100.

Angka oksigen 90.

Aku mendekat kepadamu.

Kubisikkan dzikir di telingamu.

Kubisikkan kalimat syahadat.

Aku terus menatap layar monitor sambil berharap angka-angka itu kembali naik.

Namun angka itu justru terus menurun.

90...
80...
70...
65...
50...
45...
40...
35...
20...

Aku masih menggenggam harapan.

Sambil terus membisikkan dzikir dan syahadat di telingamu.

Hingga akhirnya...

garis itu menjadi tanda strip.

Tidak ada lagi gerakan.

Tidak ada lagi napas.

Dan pada pukul 09.40 WITA, rasanya seluruh duniaku runtuh.

Air mata mengalir deras.

Seakan aku tidak percaya bahwa engkau benar-benar telah pergi.

Pergi meninggalkan kami.

Selamanya.

Secepat itu, Bah...

Hanya sekitar 42 jam sejak kami membawamu ke rumah sakit.

42 jam yang mengubah segalanya.


Abah...

Kenapa kau sembunyikan sakitmu?

Kenapa kau tidak mengatakan sejak awal bahwa kondisimu sedang tidak baik-baik saja?

Mungkin karena engkau tidak ingin membuat kami khawatir.

Engkau memilih diam.

Memendam rasa sakitmu sendiri.

Sementara kami tetap menjalani rutinitas seperti biasa.

Dan kini, aku terus bertanya kepada diriku sendiri...

Seandainya aku lebih peka.

Seandainya aku lebih memperhatikan.

Seandainya aku tahu bahwa tubuhmu sedang menahan sakit.

Mungkin aku bisa berbuat lebih banyak.

Maafkan anakmu, Bah.

Maaf karena kurang memperhatikan kondisimu.

Maaf karena tidak memahami apa yang sedang engkau rasakan.

Dan maaf karena baru menyadari betapa berharganya setiap detik bersamamu ketika waktu itu sudah tidak bisa diulang lagi.

Engkau sering berkata kepadaku,

"Aku nyaman kalau ada kamu yang membawaku berobat. 

Kini kalimat itu terus terngiang di kepalaku.

Dulu aku menganggapnya sebagai kalimat biasa.

Sekarang, kalimat itu menjadi salah satu peninggalan paling berharga yang engkau tinggalkan untukku.


Selamat jalan, Abah.

Terima kasih telah menjadi tempat pulang, tempat bertanya, dan sosok yang selama ini selalu ingin kami jaga.

Empat puluh dua jam terasa begitu singkat.

Tapi kenangan bersamamu akan tinggal jauh lebih lama.

Bahkan mungkin...

seumur hidup.

Semoga Allah mengampuni segala dosa dan khilafmu, menerima seluruh amal ibadahmu, melapangkan tempat peristirahatanmu, menerangi kuburmu, dan menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya.

Al-Fatihah untuk Abah.

Semoga suatu hari nanti, Allah mempertemukan kita kembali.

Bukan lagi di rumah sakit.

Bukan lagi dalam sakit.

Tetapi di tempat yang tidak ada lagi perpisahan.

Di dalam Jannah-Nya.

Saturday, August 01, 2026

NASKAH PEMBAWA ACARA (MC) MUHADHARAH

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillāhirabbil 'ālamīn. Wassalātu wassalāmu 'alā Sayyidinā Muhammadin wa 'alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma'īn.

Segala puji bagi Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul dalam kegiatan kokurikuler Muhadharah dalam keadaan sehat walafiat. 

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw., beserta keluarga, para sahabat, dan seluruh pengikut beliau hingga akhir zaman.

Yang kami hormati Guru Pembina Muhadharah serta teman-teman kelas X yang saya banggakan.

Perkenalkan, saya ....................................... selaku pembawa acara yang akan memandu jalannya kegiatan Muhadharah pada  hari ini.

Adapun susunan acara pada hari ini adalah sebagai berikut:

1. Pembukaan

2. Pembacaan Kalam Ilahi dan Sari Tilawah

3. Penyampaian Pidato

4. Pembacaan Doa

5. Penutup

  1. Hadirin yang berbahagia, Marilah kita buka kegiatan Muhadharah pada pagi hari ini dengan membaca Surah Al-Fatihah, semoga Allah Swt. senantiasa memberikan keberkahan, kemudahan, dan kelancaran dalam seluruh rangkaian kegiatan kita. Al-Fatihah...(Memberi waktu membaca Al-Fatihah). Semoga Allah Swt. mengabulkan doa dan harapan kita semua. Aamiin Yaa Rabbal 'Alamin.
  2. Memasuki acara kedua, yaitu Pembacaan Kalam Ilahi dan Sari Tilawah.Kepada .....................................kami persilakan.*(Setelah selesai). Terima kasih kepada Saudara/i **........................................** yang telah membacakan Kalam Ilahi beserta Sari Tilawah. Semoga ayat-ayat suci Al-Qur'an yang telah kita dengarkan menjadi petunjuk, menambah keimanan, dan menjadi pedoman dalam kehidupan kita sehari-hari.
  3. Selanjutnya kita memasuki acara ketiga, yaitu **Penyampaian Pidato**.Kepada Saudara/i **........................................** kami persilakan untuk menyampaikan pidatonya.*(Setelah selesai)* Terima kasih kepada Saudara/i **........................................** atas pidato yang telah disampaikan.Semoga ilmu, pesan dan nasihat yang telah disampaikan dapat memberikan manfaat serta menjadi motivasi bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
  4. Hadirin yang dirahmati Allah. Kini tibalah kita pada acara terakhir, yaitu  Pembacaan Doa.Kepada Saudara/i **........................................** kami persilakan.*(Setelah doa selesai)*Terima kasih kepada Saudara/i **........................................** yang telah memimpin doa.Semoga Allah Swt. menerima doa-doa kita dan senantiasa memberikan keberkahan serta kemudahan dalam setiap langkah kehidupan kita.
  5. Hadirin yang berbahagia, demikianlah rangkaian kegiatan Muhadharah pada pagi hari ini. Terima kasih kepada seluruh petugas serta teman-teman yang telah mengikuti kegiatan ini dengan tertib dan penuh semangat. Apabila selama memandu acara terdapat tutur kata maupun sikap yang kurang berkenan, saya selaku pembawa acara memohon maaf yang sebesar-besarnya. Wabillāhit taufīq wal hidāyah.**Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.**


Tuesday, June 16, 2026

NASKAH PEMBAWA ACARA (MC) TASYAKURAN PELEPASAN DAN PERPISAHAN SISWA SANTRI

 

NASKAH PEMBAWA ACARA (MC)

TASYAKURAN PELEPASAN DAN PERPISAHAN SISWA SANTRI

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM PARIGI (YAPIP)

TAHUN PELAJARAN 2025/2026

🗓️ Senin, 15 Juni 2026
📍 Halaman Pondok Pesantren PIP


PRA ACARA

Acara Tasyakuran Pelepasan dan Perpisahan Siswa Santri Yayasan Pendidikan Islam Parigi Tahun Pelajaran 2025/2026 akan segera dimulai.

Hadirin yang kami hormati, dimohon untuk menempati tempat duduk yang telah disediakan dan menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

MENYANYIKAN LAGU INDONESIA RAYA

Hadirin yang kami hormati,

Sebagai wujud rasa cinta tanah air dan semangat dalam menuntut ilmu, marilah kita bersama-sama menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Kepada seluruh hadirin, dimohon berdiri.

(Lagu Indonesia Raya)

Terima kasih.

Hadirin dipersilakan duduk kembali.

PENAMPILAN PEMBUKA

Sebelum memasuki acara inti, marilah kita saksikan penampilan pembuka dari:

  • KB Al-Qamar
  • RA PIP Habirau Tengah

Kepada para penampil, kami persilakan.

(Penampilan berlangsung)

Terima kasih atas penampilan yang sangat menghibur dan membanggakan.

PEMBUKAAN

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil 'alamin, wabihi nasta'inu 'ala umuriddunya waddin. Washshalatu wassalamu 'ala asyrafil anbiya'i wal mursalin, wa 'ala alihi wa shahbihi ajma'in. Amma ba'du.

Yang kami hormati:

  • Bupati Hulu Sungai Selatan, Bapak H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos.
  • Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan.
  • Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Bapak H. Burhan Noor, S.Pd.I., M.M.
  • Kasi Pendidikan Madrasah.
  • Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.
  • Kapolsek setempat.
  • Danramil setempat.
  • Kepala KUA Kecamatan Daha Selatan.
  • Kepala Desa Habirau Tengah.
  • Kepala Desa Habirau.
  • Kepala Desa Parigi.
  • Ketua Yayasan Pendidikan Islam Parigi, Ayahanda Bapak H. Bahran, B. S.Pd.I.
  • Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Parigi.
  • Para Kepala Madrasah, Dewan Guru, Ustadz dan Ustadzah di lingkungan Pendidikan Islam Parigi.
  • Orang tua/wali santri yang berbahagia.
  • Serta seluruh siswa dan santri yang kami banggakan.

Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, serta hidayah-Nya, sehingga pada hari yang berbahagia ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umat beliau hingga akhir zaman.

ACARA KE-1

Pembukaan

Sebagai langkah awal rangkaian acara hari ini, marilah kita buka bersama-sama dengan membaca Surah Al-Fatihah.

Al-Fatihah...

(Selesai)

Terima kasih. Semoga kegiatan yang kita laksanakan mendapat keberkahan dari Allah SWT.

ACARA KE-2

Kalam Ilahi dan Sari Tilawah

Acara berikutnya adalah pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang akan dibawakan oleh Amal Musyaih dari Pondok Pesantren PIP, dilanjutkan sari tilawah yang akan disampaikan oleh Rahmah dari MTsN 9 Hulu Sungai Selatan.

Kepada keduanya kami persilakan.

(Selesai)

Shadaqallahul 'Azhim.

Semoga ayat-ayat suci yang telah dilantunkan menjadi cahaya dan petunjuk bagi kita semua.

ACARA KE-3

Pembacaan Fatihah Empat

Selanjutnya, pembacaan Fatihah Empat yang dihadiahkan kepada para tuan guru dan guru-guru yang telah berjasa serta mengabdikan diri di Komplek Pendidikan Islam Parigi.

Pembacaan akan dipimpin oleh Ustadz H.Abdul Adzim

Kepada beliau, kami persilakan.

ACARA KE-4

Menyanyikan Hymne dan Mars Madrasah

Acara selanjutnya, menyanyikan Hymne dan Mars Madrasah yang akan dibawakan oleh Paduan Suara Gabungan PIP.

Kepada tim paduan suara, kami persilakan.


ACARA KE-5

Laporan Ketua Panitia

Hadirin yang berbahagia,

Marilah kita dengarkan laporan Ketua Panitia Pelaksana Tasyakuran dan Perpisahan Tahun Pelajaran 2025/2026.

Kepada yang kami hormati, Bapak Jumran, S.Ag., kami persilakan.

(Selesai)

Terima kasih kepada Bapak Jumran, S.Ag. atas laporan yang telah disampaikan.


ACARA KE-6

Sambutan-Sambutan

Sambutan Pertama

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Parigi

Kepada Ayahanda Bapak H. Bahran, B. S.Pd.I., kami persilakan.

(Selesai)

Terima kasih atas sambutan dan arahannya.

Sambutan Kedua

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Kepada yang terhormat Bapak H. Burhan Noor, S.Pd.I., M.M., kami persilakan.

(Selesai)

Terima kasih atas bimbingan dan dukungan yang senantiasa diberikan.

Sambutan Ketiga

Kepada yang kami hormati dan banggakan, Bupati Hulu Sungai Selatan, Bapak H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., kami persilakan.

(Selesai)

Terima kasih atas perhatian dan dukungan terhadap kemajuan pendidikan, khususnya di Pondok Pesantren PIP.

ACARA KE-7

Sepatah Kata Perpisahan

Sepatah kata perpisahan pertama akan disampaikan oleh Yandi Risfiansyah, siswa kelas XII MA PIP Habirau Tengah.

Kepada Saudara Yandi Risfiansyah, kami persilakan.

(Selesai)

Terima kasih.

Selanjutnya, sepatah kata mewakili siswa yang ditinggalkan akan disampaikan oleh Qathrunnada Al-Mutsanna dari MIN 11 Hulu Sungai Selatan.

Kepada Saudari Qathrunnada Al-Mutsanna, kami persilakan.

(Selesai)

Terima kasih. Semoga semangat belajar terus menyala dalam diri kalian semua.

ACARA KE-8

Prosesi Pengukuhan dan Penyerahan Penghargaan Siswa Berprestasi

Hadirin yang berbahagia,

Selanjutnya prosesi pengukuhan sekaligus penyerahan piala dan penghargaan kepada siswa-siswi serta santri-santri berprestasi yang akan didampingi oleh Kepala Madrasah masing-masing.

(Prosesi berlangsung)

Selamat kepada seluruh siswa dan santri yang menerima penghargaan. Semoga menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama lembaga.

Dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Sebelum keacara berikutnya kami persembahkan lagu Syukron Guru.

ACARA KE-9

Penyerahan Kenang-Kenangan

Pada kesempatan ini, kami mengundang Ketua Yayasan Pendidikan Islam Parigi untuk menyerahkan kenang-kenangan kepada:

Ibu Hj. Zainab, S.Pd.I.

Kepada Ketua Yayasan dan Ibu Hj. Zainab, kami persilakan.

(Prosesi berlangsung)

Terima kasih.

Selanjutnya penyerahan kenang-kenangan dari keluarga besar MTsN 9 Hulu Sungai Selatan.

ACARA KE-10

Penampilan-Penampilan

  1. Penampilan dari MIN 11 Hulu Sungai Selatan.
  2. Penampilan dari MTsN 9 Hulu Sungai Selatan.
  3. Penampilan dari MA PIP Habirau Tengah.
  4. Penampilan dari Pondok Pesantren PIP (Wustha dan Ulya).

(Setiap penampilan diberi ucapan terima kasih setelah selesai tampil.)


ACARA KE-11

Doa dan Penutup

Hadirin yang dirahmati Allah SWT,

Tanpa terasa kita telah berada di penghujung acara.

Sebagai penutup, marilah kita berdoa memohon kepada Allah SWT agar seluruh rangkaian kegiatan yang telah kita laksanakan mendapat ridha dan keberkahan-Nya.

Doa akan dipimpin oleh Ustadz H.Muhammad Yurni

Kepada beliau, kami persilakan.

(Doa)


PENUTUP

Hadirin yang berbahagia,

Demikianlah seluruh rangkaian Acara Tasyakuran Pelepasan dan Perpisahan Siswa Santri Yayasan Pendidikan Islam Parigi Tahun Pelajaran 2025/2026.

Atas kehadiran, perhatian, dan partisipasi seluruh hadirin, kami atas nama panitia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Mohon maaf atas segala kekurangan selama berlangsungnya acara.

Billahi taufiq wal hidayah, Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Find me on

Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Jumlah Viewer Sampai Saat ini: