Rusinah Baskha. Powered by Blogger.
Assalamualaikum.Wr.Wb* Selamat Datang di Blog ini* Mari Kita belajar bersama, tinggalkan pesan atau komentar jika berkenan. Terima kasih

Tuesday, February 24, 2026

Langit yang Tak Pernah Kuberani Sentuh


1. Pagi yang Ramai di Kampus
Pagi itu kampus sangat ramai. Orang-orang berlalu-lalang, banyak yang menatap papan pengumuman. Hatiku ikut berdebar, entah kenapa aku merasa tegang tapi juga penasaran.
Aku melihat seorang gadis bernama Dhea sedang memeriksa papan pengumuman. Namanya tercantum, dan senyumnya menandakan kegembiraan yang tulus. Aku merasa ada sesuatu yang membuatku ingin mengenalnya lebih dekat.
“Hi, aku Geo,” sapaku ketika kami diperkenalkan sebagai teman kelompok Ospek.
“Hai, aku Dhea. Senang bertemu!” jawabnya dengan ramah.
Sejak saat itu, ada sesuatu yang membuatku nyaman di dekatnya. Cara bicaranya hangat, cerdas, dan… entah kenapa, aku merasa akrab dengannya seketika.

2. Ospek dan Awal Persahabatan
Hari-hari Ospek berlalu cepat. Kami sering berbicara, saling bertukar cerita, dan kadang berdebat ringan tentang pendapat masing-masing.
“Geo, kamu selalu bisa menjawab pertanyaan dosen dengan cepat, ya?” tanya Dhea suatu hari.
“Ah, cuma kebiasaan saja. Kamu juga pintar kok,” jawabku sambil tersenyum.
Kami mulai merasa nyambung. Banyak teman yang bilang kami seperti sahabat yang saling mengerti. Tapi aku juga merasakan hal lain—perasaan yang belum bisa kuberitahukan bahkan pada diriku sendiri.
“Kalian kayak soulmate, ya,” goda teman kami.
Aku tertawa, menatap Dhea. “Iya… kita cuma teman,” jawabku, tapi hatiku sedikit tergetar

3. Keakraban yang Semakin Dalam
Dhea mulai sering bercerita tentang keluarganya, tentang hal-hal yang biasanya hanya diceritakan pada sahabat dekat. Aku merasa istimewa, karena dia mempercayaiku.
“Hari ini aku habis main sama adikku,” tulisnya di chat.
Aku tersenyum. “Kamu selalu bikin aku pengen main ke rumahmu, haha.”
Kedekatan kami membuatku nyaman, tapi di dalam hatiku juga ada rasa takut—takut salah langkah atau membuatnya salah paham.

4. Jarak yang Tak Terduga
Semester 6 membawa kejutan. Saat aku sedang fokus dengan proyek, teman kami tiba-tiba mengumumkan di kelas:
“Dhea katanya udah jadian sama Fin, ya?”
Hatiku mencelos. Aku tahu Dhea dan Fin hanya teman, tapi kabar itu membuatku merasakan gelisah yang aneh. Aku mulai menjaga jarak tanpa sadar.
“Geo… apa kamu marah?” tanya Dhea lembut.
Aku menunduk. “Aku… cuma perlu waktu, Dhea. Jangan salah paham,” jawabku singkat.
Sejak itu, jarak tumbuh di antara kami, hingga lulus kami kehilangan kontak.

5. Telepon yang Menghidupkan Kembali Kenangan
Dua tahun kemudian, aku memberanikan diri menelponnya. Suara Dhea terdengar hangat, familiar, membuatku tersenyum setelah sekian lama.
“Dhea? Aku Geo…”
“Geo! Wah… lama banget nggak dengar kabar kamu,” jawabnya gembira.
Sejak itu, kami mulai akrab lagi. Chat panjang, komentar di media sosial, dan nostalgia hari-hari kuliah membuatku merasa nyaman. Tapi hatiku tetap waspada—takut perasaan lama muncul kembali.

6. Pengakuan yang Membuat Segalanya Rumit
Suatu malam, Dhea mengirim pesan panjang:
“Kamu pintar… sudah kupikirkan lama. Rasa ini berat rasanya. Aku mengagumimu. Terserah kamu mau apa, marah silakan… tapi aku tak berdaya.”
Hatiku mencelos. Aku ingin membalas, tapi takut membuatnya canggung. Aku mulai menjaga jarak lagi, hingga akhirnya aku merasa perlu memblok chat-nya. Kami menjadi seperti orang asing meski berada di grup yang sama.

7. Pertemuan Reuni
Beberapa minggu kemudian, reuni alumni mempertemukan kami kembali. Saat mataku bertemu dengan Dhea, ada campuran rasa rindu dan takut.
“Dhea… hai,” sapaku lirih.
“Hai, Geo,” jawabnya gugup.
Kami duduk di taman kampus, bercerita, tertawa, dan mengurai rindu yang lama tertahan. Aku mulai mengerti—perasaan yang kubawa selama ini bukan sekadar teman, tapi lebih dari itu.

8. Kejujuran yang Membebaskan
Di kafe kecil dekat kampus, aku akhirnya membuka hatiku:
“Dhea… aku takut kalau aku terlalu dekat, aku malah membuatmu terluka lagi,” ucapku pelan.
“Tapi aku sudah siap menghadapi apapun, Geo. Aku ingin kita jujur satu sama lain,” jawabnya.
Hatiku terasa lega. “Kalau begitu… aku ingin mencoba. Bukan hanya sebagai teman, tapi sebagai seseorang yang lebih dari itu. Kalau kamu mau,” kataku.
Dhea tersenyum. “Aku juga mau, Geo. Aku ingin kita tidak takut lagi.”

9. Langit yang Bisa Kusentuh
Hari itu, langit senja berwarna oranye. Rasanya hangat, seperti hati kami yang mulai dekat lagi. Aku menggenggam tangan Dhea, menatap matanya, dan berbisik:
“Aku janji kali ini tidak akan menjauh tanpa alasan.”
Dhea tersenyum lembut. “Dan aku akan selalu di sini, Geo… tak peduli apa yang terjadi.”
Untuk pertama kalinya, langit yang dulu terasa jauh kini tampak dekat. Rasanya… aku bisa menyentuhnya. Bersama Dhea

Thursday, February 12, 2026

Panduan Pendaftaran OSN 2026 Jenjang SD–SMA

Mekanisme Pendaftaran Peserta:

  1. Satuan Pendidikan mendaftarkan maksimal 5 peserta terbaik per cabang ajang talenta di portal registrasi melalui laman:https://daftar-bpti.kemdikbud.go.id/ (satuan pendidikan dapat login menggunakan SSO verval PD Data)
  2. Satuan pendidikan mengunggah surat keterangan dari kepala satuan pendidikan dan pakta integritas peserta di portal registrasi melalui laman:https://daftar-bpti.kemdikbud.go.id/ (satuan pendidikan dapat login menggunakan SSO verval PD Data)
  3. Operator satuan pendidikan menginputkan data satuan pendidikan di web komunikasi OSN pada bulan Maret, melalui laman:https://anbk.kemdikbud.go.id/osnk (satuan pendidikan dapat login menggunakan username menggunakan NPSN dan password menggunakan kode registrasi yang terdapat di portal BPTI contoh: SP-……)

A. Menambahkan Data Peserta Didik

  1. Masuk ke menu “Peserta Didik” pada sidebar portal.
  2. Klik tombol “Tambah Peserta” (jika peserta belum pernah terdaftar).
  3. Masukkan NISN dan tanggal lahir (gunakan ikon kalender).
  4. Klik “Cek Data”.
  5. Jika data valid, formulir biodata akan muncul.
  6. Unggah foto terbaru peserta (format JPG/JPEG/PNG, maksimal 500 KB).
  7. Lengkapi data diri peserta:
  8. Nama lengkap
  9. Nomor KTP (jika ada)
  10. Jenis kelamin
  11. Jurusan (opsional)
  12. Kebutuhan khusus
  13. Status buta warna
  14. Berat dan tinggi badan
  15. Masukkan email pribadi peserta (belajar.id), bukan email operator.
  16. Setiap siswa wajib menggunakan email yang unik.
  17. Masukkan nomor telepon dan WhatsApp peserta.
  18. Lengkapi alamat, kelurahan, dan kode pos.
  19. Klik “Selanjutnya” untuk mengisi data orang tua.
  20. Pastikan nama ibu kandung dan data orang tua sesuai dengan VervalPD.
  21. Masukkan nomor kontak dan alamat lengkap orang tua
  22. (cukup ketik nama kecamatan, sistem akan otomatis menampilkan pilihan kabupaten dan provinsi).
  23. Klik “Simpan”.
  24. Peserta yang berhasil disimpan akan muncul dalam daftar peserta didik. Ulangi langkah ini untuk seluruh calon peserta OSN.

B. Menambahkan Data Pembimbing

  1. Masuk ke menu “Pembimbing dan Pelaksana Internal”.
  2. Klik “Tambah Data” (jika pembimbing belum terdaftar).
  3. Isi:
  4. Nama lengkap pembimbing
  5. NIP/NUPTK/NIDN (opsional)
  6. Email dan nomor kontak
  7. Alamat korespondensi
  8. Asal instansi (nama sekolah atau instansi profesional)
  9. Kolom informasi tambahan boleh dikosongkan.
  10. Centang pernyataan persetujuan.
  11. Klik “Simpan Data”.
  12. Catatan Tambahan 2026
  13. Tahun 2026 terdapat fitur Pelaksana Internal, meliputi: Penanggung jawab (Kepala Sekolah), Proktor, Teknisi
  14. Sistem ini serupa dengan mekanisme pada ANBK.

C. Mendaftarkan Peserta ke Ajang OSN

  1. Masuk ke menu “Ajang Talenta”.
  2. Pilih ajang sesuai jenjang (OSN SD/SMP/SMA).
  3. Klik “Detail dan Pendaftaran Peserta”.
  4. Pilih cabang lomba:
  5. SD/SMP: Matematika, IPA, IPS
  6. SMA: 9 cabang bidang sains
  7. Klik tombol “Aksi” → “Daftar”.
  8. Perhatikan persyaratan khusus (contoh: OSN SD hanya untuk kelas 4 dan 5).
  9. Pilih nama peserta dari daftar.
  10. Isi semester/kelas (pilih “Kelas” untuk SD dan SMP).
  11. Pilih nama pembimbing.
  12. Centang pernyataan verifikasi data.
  13. Klik “Simpan Pendaftaran”.

D. Mengunggah Dokumen dan Finalisasi

  1. Setelah mendaftar, masuk ke menu “Pendaftar”.
  2. Unduh template surat dengan klik “Contoh Surat Keterangan”.
  3. Isi surat, tandatangani oleh Kepala Sekolah, dan beri stempel resmi.
  4. Scan surat dalam format PDF (maksimal 1 MB).
  5. Klik tombol unggah berkas (warna biru).
  6. Pilih file PDF dan tunggu hingga status berubah menjadi “Sudah Terunggah”.
  7. Periksa kembali: Kategori/cabang ajang, Nama peserta, Nama pembimbing
  8. Jika semua benar, tombol “Finalisasi” akan aktif (warna hijau).
  9. Klik “Finalisasi Pendaftaran”.

Wednesday, February 04, 2026

berita

 

  1. Judul Berita, Berbentuk kalimat Positif
  2. Daerah dan Satuan Kerja
    Daha Selatan (MA PIP Habirau Tengah)
  3. Teras Berita (Lead)
    Alinea pertama yang memuat informasi paling penting dan menarik, memuat  2 Unsur 5 W +1 H
  4. Tubuh Berita dimulai Alinea Kedua
    mendukung Teras berita, memuat 5W+1 H lengkap, berisi uraian rinci, informasi Baru dan tidak mengulas teras, efesian dalam menggunakan Kata.
  5. Kutipan Narasumber Utama
  6. Kutipan Narasumber Pendukung
    Pernyataan Kepala Madrasah MA PIP Habirau Tengah, Lukmanul Hakim, S.Pd, sebagai bentuk penguatan, apresiasi, dan penilaian terhadap pelaksanaan program.
  7. Penutup Berita

Thursday, January 08, 2026

Seleksi Nasional Berbasis Prestasi 2026


Tujuan

  1. Memberikan kesempatan kepada siswa SMA/SMK/MA di dalam dan luar negeri (Sekolah Republik Indonesia/SRI) yang memiliki prestasi unggul untuk menempuh pendidikan tinggi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). PTN adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pemerintah, meliputi PTN Akademik, dan/atau Vokasi.
  2. Memberikan peluang kepada PTN untuk mendapatkan calon mahasiswa baru yang mempunyai prestasi akademik tinggi dengan kuota minimum 20% dengan biaya ditanggung pemerintah.

 

Ketentuan Umum


  1. SNBP dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor serta prestasi akademik dan nonakademik siswa yang telah ditetapkan PTN. Adapun prestasi akademik maupun non akademik siswa yang dinilai adalah tiga prestasi terbaik.
  2. Sekolah yang mengikutkan siswanya dalam SNBP harus:mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), mengisikan rapor siswa yang eligible di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dengan lengkap dan benar.
  3. Siswa mempunyai nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kemdikdasmen.
  4. Sekolah harus memiliki Akun SNPMB Sekolah Untuk pengisian PDSS dan siswa harus memiliki Akun SNPMB Siswa untuk pendaftaran SNBP.
  5. Registrasi Akun SNPMB Sekolah dan registrasi Akun SNPMB Siswa dilakukan di Portal SNPMB.
  6. Sekolah dapat memasukkan siswa eligible tanpa harus menunggu siswa memiliki Akun SNPMB Siswa.
  7. Siswa yang akan mendaftar SNBP disarankan membaca informasi persyaratan program studi pilihan pada laman PTN yang dituju.
  8. Siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi Jalur SNBP 2026, SNBP 2025 dan SNBP 2024 tidak dapat mendaftar UTBK-SNBT 2026.
  9. Siswa yang dinyatakan lulus seleksi Jalur SNBP 2026 tidak dapat mendaftar seleksi Jalur Mandiri tahun 2026 di PTN manapun.

 

Persyaratan Sekolah

  1. SMA/SMK/MA yang mempunyai Nomor Pokok Siswa Nasional (NPSN).
  2. Menggunakan kurikulum nasional

Persyaratan Siswa Pendaftar

  1. Merupakan siswa SMA/SMK/MA kelas terakhir pada tahun 2026 yang memiliki prestasi unggul.
  2. Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS.
  3. Memiliki nilai rapor yang telah diisikan di PDSS sesuai dengan ketentuan.
  4. Memiliki prestasi akademik.
  5. Memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN Akademik dan PTN Vokasi.

 

Pemeringkatan Siswa

  1. Pemeringkatan siswa dilakukan oleh sekolah dengan memperhitungkan nilai rerata semua mata pelajaran pada semua semester, kecuali semester terakhir.
  2. Sekolah dapat menambahkan kriteria lain berupa prestasi akademik atau prestasi lainnya dalam menentukan peringkat siswa..

 

Pengisian Data PDSS

  1. Sekolah harus memastikan bahwa data sekolah sudah benar di Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemdikdasmen.
  2. Pengisian dan kebenaran data siswa eligible menjadi tanggung jawab Kepala Sekolah.
  3. Tahapan pengisian PDSS dinyatakan selesai jika sekolah berhasil mengunduh bukti finalisasi pengisian PDSS.
  4. Status pengisian PDSS sekolah dapat dilihat pada menu ”SNBP >> Monitoring PDSS” di laman resmi SNPMB.

Secara umum tahapan pengisian PDSS sebagai berikut

  1. Login Akun SNPMB Sekolah
  2. Sekolah Melihat Profil Sekolah
  3. Memilih cara pengisian PDSS, yaitu Manual atau E-Rapor
  4. Cetak bukti finalisasi pengisian PDSS

 

Pendaftaran

  1. Siswa eligible yang telah memiliki data di PDSS melakukan pendaftaran SNBP melalui Portal SNPMB dengan menggunakan akun SNPMB Siswa.
  2. Siswa pendaftar harus membaca dan memahami ketentuan SNBP tentang ketentuan memilih program studi dan memahami persyaratan yang ditetapkan oleh PTN yang dituju.
  3. Siswa pendaftar pada program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh Kepala Sekolah menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada menu Unduhan
  4. Siswa pendaftar wajib mencetak Kartu Peserta SNBP sebagai tanda bukti yang sah menjadi peserta SNBP 2026.

Portofolio

  1. Olahraga
  2. Seni Rupa, Desain, dan Kriya
  3. Seni Tari
  4. Seni Musik
  5. Seni Karawitan
  6. Etnomusikologi
  7. Teater
  8. Fotografi
  9. Film Televisi
  10. Seni Pedalangan
  11. Sendratasik

 

Pilihan Program Studi

  1. Setiap siswa yang eligible diizinkan memilih Prodi di PTN Akademik, dan/atau PTN Vokasi.
  2. Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu atau dua PTN.
  3. Jika memilih satu program studi, siswa dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.
  4. Jika memilih dua program studi, salah satu program studi harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya.
  5. Daftar program studi dan daya tampung SNBP dapat dilihat pada sub menu Daya Tampung PTN SNBP

Komponen dan Tahapan Seleksi

  1. Seleksi pada jalur SNBP dilakukan berdasarkan komponen sebagai berikut:
  2. Komponen pertama, nilai rapor seluruh mata pelajaran, paling sedikit 50% (lima puluh persen) minimal 50%.
  3. Komponen kedua, yang dihitung berdasarkan nilai rapor paling banyak 2 (dua) mata pelajaran pendukung Program Studi yang dituju, portofolio, dan/atau prestasi, paling banyak 50% (lima puluh persen).
  4. Komposisi persentase komponen pertama dan komponen kedua ditetapkan oleh masing-masing PTN.
  5. Seleksi dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
  6. peserta diseleksi berdasarkan urutan pilihan program studi; dan
  7. jika tidak lulus pada seleksi pilihan program studi pertama, peserta akan diikutkan pada seleksi pilihan program studi kedua.

Penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri

  1. Lulus satuan pendidikan SMA/SMK/MA.
  2. Dinyatakan lulus SNBP 2026.
  3. Lolos verifikasi data serta memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.
  4. Daftar ulang di PTN tempat calon mahasiswa diterima mengikuti ketentuan PTN yang dituju.

Sanksi bagi Sekolah/Siswa yang Melakukan Kecurangan

  1. Sekolah yang terbukti melakukan kecurangan dapat dikenai sanksi hingga pembatalan kepesertaan pada SNBP tahun berikutnya.
  2. Peserta yang dinyatakan lulus SNBP dan terbukti melakukan kecurangan dapat dibatalkan status kelulusannya.

 

Jadwal SNBP 2026

Pengumuman Kuota Sekolah

29 Desember 2025

Masa Sanggah

29 Desember 2025 – 15 Januari 2026

Registrasi Akun SNPMB Sekolah

05 – 26 Januari 2026

Pengisian PDSS oleh Sekolah

05 Januari – 02 Februari 2026

Registrasi Akun SNPMB Siswa

12 Januari – 18 Februari 2026

Pendaftaran SNBP

03 - 18 Februari 2026

Pengumuman Hasil SNBP

31 Maret 2026

Masa Unduh Kartu Peserta SNBP

03 Februari - 30 April 2026

Jadwal UTBK-SNBT 2026

Registrasi Akun SNPMB Siswa

12 Januari – 07 April 2026

Pendaftaran UTBK-SNBT

25 Maret - 07 April 2026

Pembayaran Biaya UTBK

25 Maret - 08 April 2026

Pelaksanaan UTBK

21 - 30 April 2026

Pengumuman Hasil SNBT

25 Mei 2026

Masa Unduh Sertifikat UTBK

02 Juni – 31 Juli 2026

Seluruh kegiatan pada hari yang sudah ditentukan akan dimulai dan diakhiri pukul 15.00 WIB.

Jadwal pelaksanaan proses verifikasi dokumen peserta dan/atau pendaftaran ulang di PTN dapat dilihat di laman masing-masing PTN yang dituju.

 

 

 

 

 

Thursday, December 25, 2025

𝗖𝗮𝗿𝗮 𝗖𝗲𝘁𝗮𝗸 𝗡𝗣𝗪𝗣 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗹𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗖𝗼𝗿𝗲𝘁𝗮𝘅

𝗖𝗮𝗿𝗮 𝗖𝗲𝘁𝗮𝗸 𝗡𝗣𝗪𝗣 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗹𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗖𝗼𝗿𝗲𝘁𝗮𝘅 yaitu:

Tampilan dan nomor NPWP sekarang beda dengan NPWP yang dulu. NPWP sekarang menggunakan NIK

✨️Begini Cara Cetak NPWP terbaru lewat coretax  ✨️

1. Akses Situs Coretax:
🔷 ️Langkah pertama, buka situs resmi Coretax di coretaxdjp

2. Login ke Coretax:
🔷️ Login menggunakan NIK & NPWP (WP Badan). Masukkan password dan isi kode captcha dengan benar.

3. Masuk ke Menu "Dokumen Saya":
🔷️ Setelah berhasil masuk, klik menu Portal Saya di bagian atas halaman, lalu pilih Dokumen Saya. Jika kamu sudah pernah mengunggah atau mengajukan permintaan dokumen, kartu NPWP akan langsung muncul dan dapat diunduh. Namun jika belum, klik tombol "Hasilkan Dokumen" terlebih dahulu.

4. Unduh Kartu NPWP:
🔷️ Temukan dokumen dengan jenis Kartu NPWP, lalu klik tombol "Unduh" untuk mengunduh file-nya. Hasil unduhan dari Coretax serupa dengan versi dari DJP Online.
 

Find me on

Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Jumlah Viewer Sampai Saat ini: