Setelah malam telepon penuh haru itu, Kimmy dan Geo resmi kembali berteman baik. Bukan tipe yang tiba-tiba jadi romantis ala drama, tapi lebih ke… kembali ke setelan awal: partner receh sejak zaman kampus.
Awalnya biasa saja.
Sampai Geo menemukan akun Instagram Kimmy.
Postingan pertama yang ia lihat adalah foto Kimmy sedang ngopi dengan caption bijak:
"Tenang itu pilihan."
Geo langsung komentar:
Geo: Tenang? Yang panik pas presentasi Metodologi dulu siapa ya?
Lima menit kemudian, notifikasi Kimmy berbunyi.
Kimmy: Yang pura-pura batuk biar aku yang jawab pertanyaan dosen itu siapa ya?
Perang komentar dimulai.
Teman-teman lama kampus yang kebetulan follow langsung meramaikan.
Rara: Eh eh eh, ini reunian apa gladi resik debat nasional?
Bima: Fix mereka belum move on dari mata kuliah Metodologi.
Kimmy menahan tawa sambil mengetik cepat.
Kimmy: Sudah kerja tapi mental masih mahasiswa tingkat akhir.
Geo: Setidaknya saya lulus tepat waktu. Ada yang skripsinya drama 7 season.
Kimmy hampir tersedak teh.
“Kurang ajar,” gumamnya sambil tersenyum.
Sejak hari itu, hampir setiap postingan Kimmy tak pernah sepi dari komentar Geo. Kalau Kimmy upload foto hujan, Geo bilang:
"Hujannya romantis, tapi jangan galau lagi ya, Kim."
Kalau Kimmy posting foto sedang mengajar:
"Muridnya semoga sabar, ya. Gurunya dulu suka ngambek kalau kalah debat."
Kimmy balas tanpa ampun:
"Minimal saya ngambeknya imut, nggak kayak kamu, mukanya serius kayak dosen killer."
Yang paling heboh adalah ketika Geo mengunggah foto dirinya pakai jas, terlihat rapi dan profesional.
Captionnya:
"Menuju masa depan yang cerah."
Kimmy langsung muncul.
"Masa depan cerah, tapi foto profil masih pakai foto zaman KKN. Update, Pak."
Teman-teman lama langsung menyerbu kolom komentar.
Rara: Fix ini soulmate paling nyebelin versi dewasa.
Bima: Kalian saling ejek lagi tapi romantis
Kimmy dan Geo kompak balas:
"Fokus kerja dulu, woi!"
Tapi setelah itu, Geo mengirim pesan pribadi.
Geo:
Kalau orang-orang terus nge-ship kita, gimana?
Kimmy:
Kita bikin mereka bosan. Caranya?
Geo:
Kita diam-diaman
Beberapa detik hening.
Lalu muncul pesan berikutnya.
Geo:
Bercanda. Jangan serius amat bacanya.
Kimmy memutar mata, walau sebenarnya senyumnya tak bisa disembunyikan.
Hubungan mereka sekarang bukan lagi tentang gengsi atau salah paham. Tapi tentang dua orang dewasa yang sadar—kadang yang membuat hidup terasa ringan bukan yang terlalu manis, tapi yang berani saling mengejek tanpa takut kehilangan.
Dan setiap kali notifikasi komentar muncul, Kimmy sudah tahu pasti:
Itu Geo.
Si tukang komentar paling nyebelin.
Sekaligus teman lama yang tak lagi asing.






